on Selasa, 23 Oktober 2012


Meminjam uang pada orang lain atau saudara memang kadang menjadi solusi yang tepat saat kita sedang dalam kesulitan keuangan, namun bila gaya hidup anda normal dan tidak sembarangan dalam memakai uang maka dijamin pasti anda tidak akan mengalami kesulitan keuangan, walau hidup tidak selamanya mulus setiap bulannya tetapi apa bila anda dapat mengatur keuangan anda dengan baik maka anda tidak akan mengalami kesulitan keuangan berikut ada beberapa tips Etika dalam meminjam uang:

Pertama, periksalah gaya hidup Anda.
Tanyalah apakah Anda termasuk orang yang membelanjakan uang tanpa perencanaan? Di kantor, karyawan, khususnya bagian Keuangan setiap bulan displin membuat anggaran, memonitor pengeluaran dan penghasilan perusahaan dan mempresentasikannya kepada Manajemen, yang paling penting adalah hilangkan kebiasaan anda yang tidak sehat tiap bulannya soal pemakaian uang yang spontanitas sehingga menguras uang anda.

Kedua, sebaik mungkin usahakanlah untuk tidak berhutang kepada orang lain. Pada waktu kesulitan keuangan tiba, tidak selalu ada teman yang mau meminjamkan uang kepada Anda. Kita bisa berbagi suka, bertukar pikiran dan bercerita apa saja dengan teman atau orang lain, tetapi bila sudah bicara uang, tidak selalu demikian.

Ketiga, bila Anda meminjam uang mintalah agar ada bukti peminjaman.
Orang yang meminjam sering tidak mau 'birokrasi.' Hari ini minta pinjaman, hari itu juga maunya ada jawaban tanpa 'hitam di atas putih.' Saya sarankan agar ada bukti peminjaman. Bila perlu, Anda sendiri yang membuatnya dan minta orang yang meminjamkan uang untuk meninjaunya.

Keempat, kembalikanlah pinjaman Anda sesuai dengan waktu yang Anda janjikan.
Bila ada yang mau meminjamkan uang kepada Anda, jagalah kepercayaan ini baik-baik. Ini taruhan integritas Anda. Beberapa orang yang pernah meminjam kepada saya tidak mengembalikan yang ia pinjam bahkan ada yang sampai tidak mengakui bahwa ia pernah meminjam.

Kelima, bila mengembalikan pinjaman tambahkanlah sedikit dari pokok pinjaman Anda.
Anda tidak perlu menyebutkan hal ini kepada orang yang telah meminjamkan uang kepada Anda. Sahabat yang baik biasanya tidak pernah membicarakan bunga uang; ia hanya concern agar uangnya kembali. Anggaplah bahwa uang yang Anda pinjam sebagai deposito.

Keenam, berilah ucapan terima kasih kepada orang yang telah meminjamkan uang kepada Anda.
Tuhan selalu memberi jalan keluar bagi orang yang sedang kesusahan. Ia memelihara hidup kita sekalipun kita tidak selalu menyadarinya. Ia menggerakkan orang lain untuk membantu kita ketika kita sedang dalam kesulitan.

Ketujuh, persiapkan diri Anda untuk membantu bila orang lain meminjam uang kepada Anda.
Uang yang Anda miliki adalah pemberian Tuhan Yang Maha Esa. Adalah hukum alam kalau uang itu digunakan dengan bijaksana termasuk membantu orang lain pada saat mereka dalam kesulitan.
Bila Anda meminjamkan uang karena Anda pernah meminjam dari orang lain- itu lumrah. Tapi, karena Anda percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang memelihara hidup Anda dan orang lain, maka adalah prinsip umum untuk selalu bersedia meminjamkan uang kepada orang lain pada saat mereka membutuhkan.

Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda dan anda dapat mengatur keuangan anda lebih baik lagi, temukan info menarik tentang pinjaman uang